Rabu, 14 Juni 2017

on Leave a Comment

Benjolan Di Payudara Saat Menyusui Berbahayakah

Benjolan Di Payudara Saat Menyusui .- Banyak yang merasa takut dan khawatir ketika menemukan benjolan di payudara, dimana benjolan tersebut ditakutkan kanker yang mana kanker merupakan salah satu penyakit mengerikan dan mematikan bagi wanita.

Namun yang perlu anda ketahui adalah timbulnya benjolan di payudara tidak selalu kanker, bahkan sebagian besar penyebabnya adalah nonkanker.

Lalu bagaimana jika benjolan di payudara muncul saat menyusui berbahayakah bagi bayi yang disusui ? berikut kami berikan informasinya untuk anda silahkan disimak !

Benjolan Di Payudara Saat Menyusui Berbahayakah

Benjolan Di Payudara Saat Menyusui Berbahayakah


Menurut dr. Puspita Komala Sari salah satu penulis di laman klikdokter.com menyebutkan bahwa timbulnya benjolan di payudara saat menyusui bisa disebababkan oleh radang kelenjar susu(mastitis), galaktokel ( kista ) , tumor jinak payudara dan lain sebagainya.

Mastitis adalah kondisi dimana terjadinya peradangan jaringan didalam buah dada yang disebabkan oleh bakteri yang terjadi pada salah satu atau kedua ( jarang terjadi ) payudara wanita menyusui.

Hampir semua wanita menyusui mengalami hal tersebut yang ditandai dengan muncul benjolan di payudara disertai beberapa kondisi medis lainnya seperti : benjolan terasa sakit, kulit kemerahan, nyeri pada payudara yang disertai dengan keluarnya nanah dan darah dari puting payudara serta demam.

Sementara itu Galaktokel adalah kantung berisi cairan susu ( kista ) yang biasa muncul atau terjadi saat hamil atau menyusui, terbentuk dari cairan yang berasal dari kelenjar payudara.

Sama seperti jenis kista lainnya kista galatokel bersifat jinak sehingga tidak terlalu berbahaya.

Salah satu indikasi atau gejala yang bisa muncul adalah munculnya benjolan yang dapat digerakan atau digeser saat ditekan namun pada sebagian kasus benjolan juga dapat keras dan susah untuk digerakan.

Benjolan tersebut tentuk akibat aliran air susu ( ASI ) terhambat atau tersumbat.

Selain kedua hal tersebut timbulnya benjolan di payudara saat menyusui juga bisa disebabkan oleh tumor jinak payudara, dimana ada beberapa jenis tumor jinak yang biasa tumbuh pada payudara yakni, fibrokistik, fibroadenoma mammae ( FAM ), tumor filoides dan papiloma intradukutus.

Dari beberapa jenis tumor payudar jinak tesebut, FAM ( fibroadenoma mammae ) adalah penyebab paling sering timbulnya benjolan di payudara utamanya pada wanita dengan usia antara 20-30 tahun.

Nah itulah beberapa hal atau kondisi medis yang bisa menjadi penyebab timbulnya benjolan di payudara saat menyusui dan semuanya bersifat jinak sehingga TIDAK BERBAHAYA. Namun sebaiknya anda segera mengatasi dan menanganinya guna mencegah hal yang tidak di inginkan.

Kapan Harus Kedokter


Sebaiknya anda segera lakukan tindakan penanganan dan pengobatan yang cepat jika benjolan di payudara yang anda alami memiliki kondisi sebagai berikut, yakni :
  • Benjolan terasa keras, berbeda dengan daerah di sekitarnya. Biasanya jarang ditemukan rasa sakit. 
  • Jika ditekan, benjolan tidak bergeser.
  • Payudara mengalami perubahan ukuran atau bentuk.
  • Puting susu tertarik ke bagian dalam.
  • Walaupun jarang, puting susu mengeluarkan cairan yang mengandung darah.
  • Pada jenis kanker yang jarang, muncul bintik-bintik merah di sekitar puting susu yang terlihat seperti eksim.
  • Pada beberapa area payudara, terdapat penebalan kulit.
Kondisi diatas mengindikasikan bahwa benjolan tersebut bersifat ganas ( kanker ) sehingga diperlukan penangan yang lebih serius.

Demikianlah informasi tentang benjolan di payudara saat menyusui ini semoga bermanfaat dan bisa menjawab rasa ingin tahu anda, terima kasih banyak sudah menyimak dan salam sehat !


0 komentar:

Posting Komentar